Pengusaha YSPB Tertarik Investasi di NTB

0
52
Tampak Gubernur NTB Zulkieflimansyah diskusi serius dengan ketua YSPB Halim Rusli (dua dari kiri) dan Bos Kopi Kapal Api Sudomo (kanan) di Surabaya, Selasa (2/2)

SURABAYA- Usaha Gubernur NTB Zulkieflimansyah memboyong Kapala OPD ke Surabaya mendapat respon positif. Sebanyak 64 Pengusaha Surabaya yang tergabung dalam Yayasan Surabaya Peduli Bangsa (YSPB) tampak antusias mendengarkan Penjelasan tentang potensi alam NTB dan peluang-peluang usaha di NTB.

Ketua YSPB adalah Halim Rusli, Bos Integra Grup. Sebuah usaha furniture terbesar di Indonesia. Salah satu anggota YG SPB adalah Domo, Owner Kopi Kapal Api. 

Seusai melakukan kunjungan ke pabrik milik Integra Group Gubernur Zul dan rombongan diajak oleh Salim Rusli ke sebuah gedung. Di sini sudah menunggu puluhan pengusaha Surabaya. Mereka tergabung dalam YSPB.

Ketua YSPB Halim Rusli mengapresiasi semangat Gubernur Zul yang ingin melakukan perubahan di NTB. Salim mengatakan, para pengusaha yang tergabung dalam YSPB terdiri dari pengusaha dengan berbagai latar belakang usaha.

Selanjutnya, Sekretaris Umum YSPB Edi Wijanarko memuji Gubernur Zul sebagai Gubernur yang pintar dan cerdas. 

Sementara itu, Pak Domo, pemilik Kopi Kapal Api menceritakan pengalaman yang kurang nyaman saat berinvestasi di KSB. Menurutnya, dia sering mendapat gangguan dari oknum-oknum LSM. Untuk itu pemerintah setempat harus menjamin kenyamanan  pengusaha berinvestasi. Namun demikian, Domo mempersilakan rekan-rekannya menjajaki usaha di NTB.

Gubernur Zul dalam pemaparannya berjanji akan mempermudah para investor berinvestasi di NTB. “Perizinan yang menjadi kewenangan Pemprov, satu hari jadi,” kata Gubernur. 

Selanjutnya, Asisten II Ridwansyah menjelaskan tentang potensi alam yang dimiliki NTB. Mengungkapkan tentang peluang-peluang yang bisa digarap di NTB. Beberapa pengusaha nampak tertarik. Bahkan langsung bertanya ke masalah tekhnis. Bahkan mereka berjanji akan datang ke NTB untuk melihat sendiri peluang-peluang yang ada. (jar)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here