Boris Syaifullah Perjuangkan Kemenangan Mo-Novi

0
104
Boris Syaifullah saat berkampanye untuk Mo-Novi di Labuhan Kuris

SUMBAWA- Mendekati hari pemungutan suara 9 Desember mendatang, dukungan untuk Paslon Nomor 4 Drs. H. Mahmud Abdullah-Dewi Noviani, S.Pd.,M.Pd. (Mo-Novi) terus mengalir.
Setelah sebelumnya duo TGB, yakni TGKH. Zainul Majdi dan TGKH. M. Zainuddin Atsani mendeklarasikan dukungan, kini giliran Boris Syaifullah.


Pendiri sekaligus Presdir dan CEO PT. BorSya Cipta Communica (PT. BCC) perusahaan penyedia properti jaringan telekomunikasi fiber optik di Indonesia ini, sudah menentukan sikap di Pilkada Sumbawa untuk mendukung Paslon Mo-Novi.

Pengusaha kelahiran Labuh Kuris, Lape ini kepada Radar Sumbawa kemarin mengungkapkan alasannya mengapa menjatuhkan pilihan dan siap berjuang untuk Mo-Novi.


Pertama, karena ia ingin mempersatukan warga Labuhan Kuris. Dan momen ini adalah waktu yang tepat.

“Pointnya, saya bergerak di basis Labuhan Kuris saja. Saya melihat desa saya Labuhan Kuris ini, karena dulunya Labuhan Kuris pernah melahirkan tokoh, seperti Zainuddin Husein, Drs.A.Rauf Yusuf dan Drs. Muhammading. Setelah hilangnya mereka, ibaratnya desa Labuhan Kuris kehilangan jati dirinya. Saya melihat melalui momen ini, saya ingin mempersatukan mereka. Memang saya korbankan kenetralan demi desa saya. Niat saya ingin membangun dan mempersatukan desa saya,” katanya kemarin via telepon.


Kemudian alasan kedua, karena ia menginginkan adanya kesinambungan antara provinsi dan kabupaten. Di samping kemampuan dan pengalaman Haji Mo’ di pemerintahan selama ini. Karenanya, Haji Mo menurutnya pantas memimpin Sumbawa. Soal kemudian nomor 4 diidentikkan dengan politik dinasti, baginya tentu semua ada baik buruknya. Namun tentu baiknya yang lebih dominan.

“Pak Haji Mo, pernah langsung datang ke saya di Bandung dan di Jakarta,” ungkapnya.

Sekaliber Boris Syaifullah yang bahkan sudah dianggap figur nasional, mengapa hanya bergerakdi Basis Labuhan Kuris?
“ Justru kalau dianggap saya figur, dianggap panutan, ibarat saya berteriak di goa maka insya Allah akan terdengar di langit,” imbuhnya.
Dukungan dari Boris disambut hangat Tim Mo – Novi.


Tim Milenial Mo-Novi Iksan Imanuddin mengatakan, bergabungnya tokoh nasional sekaliber Boris Syaifullah, tentu telah melalui pertimbangan yang matang dan demi kemajuan Tau dan Tana Samawa.
“Bang Boris telah banyak bersentuhan dengan berbagai pemerintahan daerah dan di luar negeri, dengan kapasitas sebagai Wakil Ketua Apnatel dan juga Ketua Bidang Kerjasama Korea Selatan Kadin Bandung, sehingga melihat kepemimpinan daerah Kolaborasi Laki-laki – Perempuan, Matang, Berpengalaman dan Muda, berpotensi akan mempercepat pembangunan daerah,” kata Iksan.


Disamping itu, posisi Kader PKS sebagai Gubernur, yakni Dr. Zulkieflimansyah dan H. Johan Rosihan di DPR RI dapat menjadi akselarator pembangunan. Karena mudah saling mendukung dan berbagi untuk mengeksekusi.
“Misalnya perbaikan Jalan Batu Lanteh, Gubernur mau perbaiki tapi kalau bupatinya tidak mau, yah jalan sendiri-sendiri. Kemampuan keuangan Daerah sangat terbatas, maka kita butuh pemimpin yang mampu menjembatani pemerintahan di level atasnya dan di kita insya Allah lengkap. Di DPRD Kab. Sumbawa kita didukung Fraksi-fraksi yang akan mengamankan program-program unggulan kita. Susah nantinya kalau setiap pembahasan menjadi panjang dan program-program tidak lolos karena tidak didukung oleh Fraksi-Fraksi di DPRD Kabupaten Sumbawa,” urainya.

H. Mo dengan pengalaman karir puluhan tahun sebagai ASN hingga menjadi Sekretaris Daerah dan Wakil Bupati menjadi bukti kemampuan Haji Mo. Begitu juga Novi dari latar belakang seorang guru.
“Jangan pernah ragukan seorang guru, guru adalah pengabdi yang menyiapkan generasi terbaik bangsa dan kita semua adalah buah dari guru-guru kita. Di samping itu, Ibu Novi juga pernah mengabdi di Perguruan Tinggi sebagai Wakil Rektor, Penggerak PKK dan berbagai Organisasi Prempuan akan ikut membuat pemerintahan berjalan dengan baik di semua bidang,” imbuhnya.

Nomor 4 ini katanya, ibarat menu, Paket Komplit, semua orang suka dan menyicipi. Sehingga itulah yang membuat dukungan terus berdatangan baik dari tokoh Sumbawa di Level Nasional, Organisasi Islam seperti NW, Mantan Gubernur NTB, hingga Kelompok ibu-ibu di desa dan dusun.(en)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here