Pengurus JMSI NTB Resmi Dilantik

0
66
Pengurus JMSI Prov NTB foto bersama pejabat Pemprov NTB, Polda NTB, KOREM, dan Pejabat Pemkab Lombok Utara seusai dilantik Sabtu, 28/11.


LOMBOK UTARA– Pengurus Jaringan Media Siber Indonesia Provinsi NTB resmi dilantik, Sabtu 28/11. Para pengurus Organisasi perusahaan pers Siber ini dilantik dan dikukuhkan oleh Sekjend JMSI Pusat Mahmud Marhaba. Sementar Ketua bidang kerjasama antar lembaga JMSI pusat Jayanto Arus Adi membuka Rakerda.

Organisasi yang baru terbentuk ini dipimpin Ketua oleh Boy Mashudi, Wakil Ketua Fajar Rachmat dan Sekretaris dijabat oleh Abdul Rasyid dan Bendahara Muhammad Iklil. Setidaknya ada 20an pengurus yang tersebar di beberapa bidang.

Pelantikan dan pengukuhan pengurus JMSI NTB ini dibuka oleh Gubernur NTB yang diwakili Karo Humas dan Protokol Najamuddin Amy, S.Sos., MM. 

Hadir juga Plt Bupati Lombok Utara yang diwakili Sekda Lombok Utara Drs.Raden Nurjati, Kabid Humas Polda NTB Kombespol Artanto, Kasdim Lombok Utara, dan sejumlah Kepala OPD lingkup Lombok Utara.

Dalam sambutannya, Sekjen JMSI Mahmud Marhaba mengungkapkan, bahwa JMSI adalah Organisasi yang baru berdiri. Baru dibentuk 8 Februari 2020 di Banjarmasin bertepatan dengan hari pers Nasional. Kemudian baru dilantik pada 25 November oleh Ketua MPR RI. Untuk itu, mantan Ketua Dewan Kehormatan PWI Gorontalo ini mengapresiasi JMSI NTB yang sudah membentuk pengurus dan langsung melaksanakan Rakerda.

Mahmud menegaskan JMSI sudah mendaftar di dewan pers. Kalau bisa lolos, akan menjadi kontituen ke-11 di Dewan Pers. “Terbentuknya JMSI ini tidak lepas dari support semua daerah termasuk Prov NTB,” katanya. Dan JMSI NTB akan masuk dari 10 organisasi yang akan diverifikasi oleh Dewan Pers pada Desember mendatang. 

Selanjutnya Mahmud Marhaba menyatakan keprihatinannya karena masih banyak media yang melakukan praktik-praktik di luar kaidah-kaidah jurnalistik. Hal ini membuat merugikan pihak yang diberitakan.

Banyak media yang tidak mencantumkan nama penanggung jawab dan alamat kantor. “Ini media Abal-abal yang tidak bertanggungjawab. Dewan pers katakan, media seperti ini tidak perlu dibela jika tersangkut masalah hukum. Langsung saja bawa kepada aparat penegak hukum,” tegasnya.

Media abal-abal ini sering membuat berita tidak berimbang. Mereka berlindung kepada adanya hak jawab. “Untuk itu kepada seluruh anggota JMSI saya titipkan agar menjaga Marwah dan martabat pers ke depan,” harapnya.

Sementara itu, Sekda KLU   Drs. H. Raden Nurjati mengucapkan selamat atas terbentuknya JMSI NTB. Sekda berharap ke depan, JMSI bisa menjalin kemitraan dengan baik dengan Pemda Lombok Utara. Apalagi mengingat KLU masih terpuruk setelah dilanda bencana beruntun.

Mulai gempa bumi tahun 2018, hingga bencana non Alam, Covid-19. “Kita harapkan media yang tergabung dalam JMSI membantu Pemda KLU, untuk bangkit dari keterpurukannya,” kata Sekda.
Atas nama Gubernur NTB Zulkieflimansyah, Najamuddin Amy mengucapkan selamat atas terbentuknya JMSI Prov NTB.

Najamuddin mengapresiasi ketika sekjen JMSI Mahmud Marhaba “membongkar” praktik-praktik tidak baik dari wartawan dan media massa. “Saya apresiasi Pak Sekjen yang berani keluar dari “cangkang” dan berbicara atas nama orang lain,” kata Najam. Selanjutnya Najam mengupas tentang spektrum , jaringan dan berkesinambungan, yang menjadi tema dari kegiatan ini. Najam kemudian membuka secara resmi Rakerda I JMS Prov NTB. Rakerda selanjutnya dibuka oleh Jayanto Arus Adi. (jar)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here