Lagi-lagi, Mahasiswa UTS jadi Duta JPI NTB

0
81
Mangam Arjuna Saputra (Ilmu Komunikasi 2018) dan Eka Ramdhani Putri (Ilmu Komunikasi 2017), DUTA JAMBORE PEMUDA INDONESIA (JPI) NTB 2020. 

SUMBAWA- Prestasi kembali diukir mahasiswa Universitas Tekhnologi Sumbawa (UTS). Dua “elang muda” sebutan mahasiswa UTS, yakni Mangam Arjuna Saputra (Ilmu Komunikasi 2018) dan Eka Ramdhani Putri (Ilmu Komunikasi 2017) berhasil terpilih menjadi DUTA JAMBORE PEMUDA INDONESIA (JPI) NTB 2020. 

Setelah mengikuti seleksi bersama para peserta dari masing-masing daerah di Provinsi NTB, yaitu Kabupaten Lombok Utara, Lombok Timur, Lombok Tengah, Mataram, Kabupaten Sumbawa Barat, Kabupaten Sumbawa, Kabupaten Bima, dan Kabupaten Dompu.

Serangkaian seleksi mulai dari tingkat kabupaten hingga provinsi diikuti. Akhirnya Mangam dan Putri berhasil terpilih mengikuti kegiatan Jambore Pemuda Indonesia (JPI) yang akan diselenggarakan secara daring dan diikuti oleh seluruh DUTA JPI di Indonesia pada tanggal 16 Desember 2020 mendatang. Seleksi tersebut berlangsung di Mataram pada 29 November sampai 03 Desember 2020 lalu.

Berbeda dengan kegiatan Jambore Pemuda Indonesia di tahun-tahun sebelumnya yang menyelenggarakan kegiatan ini di salah satu provinsi di Indonesia. Di tahun ini, peserta JPI dapat dikatakan sebagai angkatan ‘Istimewa’ karena melakukan kegiatan di tengah pandemi Covid-19. Dan kegiatan JPI ini pun dilakukan di provinsi peserta masing-masing.

Keberhasilan Mangam dan Putri berhasil meneruskan tradisi mahasiswa UTS yang berhasil terpilih untuk mengikuti kegiatan JPI. Tahun 2017 lalu tiga mahasiswa UTS berhasil terpilih menjadi wakil NTB di kegiatan JPI di Propinsi Sumatera Barat. Tahun 2018 dua mahasiswa UTS mewakili NTB di kegiatan JPI di Provinsi Bangka Belitung, dan tahun 2019 dua mahasiswa UTS mewakili NTB di Provinsi Sulawesi Utara.

Rektor UTS Chairul Hudaya, Ph. D memberikan ucapan selamat kepada Mangam dan Putri atas telah terpilihnya sebagai Duta JPI 2020. Ini sangat membanggakan karena ini terhitung sebagai tahun keempat UTS menjadi perwakilan NTB. Sebagai angkatan Istimewa tentu harus lebih bersemangat lagi. Menjadikan ajang ini sebagai media mengembangkan diri dan jaringan. 

“Semoga tidak berhenti di Mangam dan Putri, semoga akan ada Duta-duta lain dari Lembah Olat Maras,” harap Chairul. (jar)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here