“Magical Moyo”, LTM 2020 Angkat Pariwisata Sumbawa

0
109
Ade Devi Handayani, Ketua Panitia Lombok Travel Mart VII didampingi Kepala Dinas Pariwisata NTB M.Faozal memberikan keterangan pers terkait LTM 2020 yang mengangkat tema “Magical Moyo”

MATARAM- Potensi pariwisata di Kabupaten Sumbawa sebenarnya tidak kalah dari pulau-pulau lainnya. Siapa yang tidak kenal dengan Pulau Moyo. Hanya saja sejumlah destinasi ini promosinya belum digarap maksimal.

Menurut Ade Devi Handayani, Ketua Panitia Lombok Travel Mart VII, destinasi-destinasi terbaik di pulau Sumbawa sudah saatnya dipromosikan lebih optimal. Penyelenggaraan LTM yang ke-7 tahun 2020 kali ini mengusung tema “Magical Moyo”. Ditargetkan 150 buyer domestic dan mancanegara dan 50 seller terbaik di Lombok dan Sumbawa dari acara ini.

“Air Terjun Mata Jitu sudah eksis jadi ikon wisata Sumbawa, bahkan sudah mendunia. Jadi, kami yakin, di LTM VII ini nanti, paket-paket wisata yang disiapkan para seller akan sangat menarik,” tegasnya kepada wartawan dalam jummpa pers.

Menurutnya, satu destinasi istimewa juga telah dipersiapkan. Poto Jarum, satu lokasi menyelam di perairan menuju Pulau Moyo, Sumbawa. Istimewa, karena spot ini dikategorikan sebagai spot underwater dan snorkeling terbaik di wilayah perairan Moyo.

Ketua ASPPI NTB, Ahmad Ziadi, optimis LTM 7 akan mencapai target terbaik. Setiap tahun, gawe rutin ASPPI melalui travel mart, telah menghubungkan para buyer dan seller terbaik di bidangnya masing-masing. Apalagi tahun ini post tournya merupakan destinasi kelas dunia.

“Di dua tahun terakhir, pelaksanaan LTM selalu berhasil mendatangkan ratusan pelaku pariwisata aktif. Di tahun lalu, LTM VI mengumpulkan 175 Buyer dan 35 Seller. Memang lebih sedikit dari LTM V di tahun 2017. Bagaimana pun, kita memang masih harus menyesuaikan dengan masa pemulihan efek dari musibah gempa Lombok di Agustus 2018,” urai Devi.

Aktifitas unik lain yang telah menanti peserta Lombok Travel Mart ke-7, yaitu Visit Marente yang menonjolkan momen minum kopi. Desa Marente yang merupakan kampung kelahiran Gubernur NTB ini memiliki banyak potensi pariwisata. Beberapa yang terbaik, desa ini merupakan sentra penghasil kopi bercitarasa mewah.

Ada pula Air Terjun Agal yang tingginya sampai 300 meter. Jarak tempuh menuju spot air terjun, sekira 1.5 jam perjalanan dari parkiran, sehingga nyaman untuk siapa pun. Desa yang subur dan asri ini cocok untuk adventure, camping ground, wisata alam, juga ekowisata.

Oleh para panitia, LTM edisi ke-7 ini dikonsep dengan special, memperkenalkan dan mengangkat salah satu destinasi favorit di pulau Sumbawa menjadi tema kegiatan LTM-7. “Magical Moyo”, mengangkat daya pikat Pulau Moyo dan air terjun Mata Jitu yang merupakan tempat favorit Liburan Keluarga Kerajaan Inggris dan banyak artis-artis ternama dunia.

Para seller berasal dari stakeholder kepariwisataan NTB, di antaranya, para pengelola Hotel, Restaurant, Pokdarwis, juga Desa Wisata. Di LTM ke-7 ini nantinya mereka akan menjual paket-paket wisata pulau Lombok dan juga pulau Sumbawa kepada para kelompok buyer yang disiapkan dari para pengelola Travel Agent terbaik Indonesia dan mancanegara yang melalui proses seleksi yang sangat ketat, dari 400 pendaftar hanya dipilih 150 buyer terbaik. (editor/jar)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here