Sssst… Ada Diskon Pesawat Tujuan ke 10 Kota Ini

0
53
H Lalu Mohammad Faozal. FOTO: THEA/LOMBOK POST

MATARAM-Insentif 50 persen yang diberikan pemerintah pusat untuk tiket transportasi udara direspons positif oleh traveler di Indonesia. Khususnya wisatawan domestik.


“Kami lihat, ada pergerakan kunjungan wisatawan ke Lombok, setelah adanya insentif tersebut,” kata Kepala Dinas Pariwisata (Dispar) NTB H Lalu Mohammad Faozal pada Lombok Post, kemarin (8/3).

Sebagai informasi, insentif 50 persen ini diberikan pemerintah pusat kepada masyarakat yang ingin bepergian ke 10 destinasi wisata. Yakni, Batam, Denpasar, JogJakarta, Labuan Bajo, Lombok, Malang, Manado, Silangit, Tanjung Pinat, hingga Tanjung Pandan.

Pemotongan tarif tiket ini dilakukan untuk menggenjot 10 destinasi wisata pasca merebaknya virus korona. “Sebelum ada insentif, kedatangan wisatawan domestik kita berangsur-angsur membaik. Setelah adanya insentif, malah semakin ramai,” tuturnya.

Melalui insentif 50 persen, Faozal berharap kunjungan wisatawan terus meningkat. Mengingat, wisatawan di Lombok dan Sumbawa tengah recovery pascagempa.

“Kami optimis, insentif itu dimanfaatkan dengan sebaik-baiknya oleh traveler,” jelasnya. Membaiknya kunjungan wisatawan dalam beberapa hari terakhir tidak lepas dari diskon menarik dari sejumlah hotel, resort, hingga villa.


“Semua maskapai menerapkan diskon tiket pesawat hingga 50 persen,” ujarnya.

Menurut Faozal, masing-masing maskapai akan mengalokasikan sejumlah seat untuk diberi diskon. “Sekitar 20 seat dalam sekali flight yang akan diberi diskon oleh masing-masing maskapai,” tuturnya.


Rencananya, pemerintah akan mensubsidi atau memberikan hibah kepada pemerintah daerah yang terdampak virus korona. Dengan nominal Rp 3,3 triliun.

“Sebagai pelaku pariwisata, kami berharap lebih dari insentif ini. Setidaknya, kunjungan bisa naik 20-30 persen,” kata Ketua Association of The Indonesian Tours And Travel Agencies (ASITA) NTB Dewontoro Umbu Joka. (tea/r5)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here