Pekerja Tambang Batu Hijau Tewas Kecelakaan di Lubang Tambang

0
1050
Tampak gambar yang beredar di media sosial yang diduga sebagai sesaat setelah kecelakaan terjadi.

SUMBAWA- Kabar duka datang dari perusahaan PTAMNT. Seorang karyawan PT MacMahon, Perusahaan mitra AMNT, meninggal dunia akibat kecelakaan kerja pada Jumat, 23 April 2021, pukul 14.56 WITA. Karyawan nahas itu adalah Abdul Hakim, sopir Haultruck yang beroperasi di lubang tambang. Abdul Hakim adalah warga Desa Sebotok, Kecamatan Labuhan Badas, Kabupaten Sumbawa, NTB.

Terkait hal ini, otoritas PTAMNT membenarkan kejadian ini. Head of Corporate Communication PT Amman Mineral Nusa Tenggara (AMNT) Kartika Oktaviana mengonfirmasikan PT Amman Mineral Nusa Tenggara (PT AMNT) mengonfirmasi setelah terjadinya kecelakaan, Emergency Response Team (ERT) PT AMNT melakukan upaya evakuasi, akan tetapi korban dinyatakan meninggal dunia di lokasi kejadian oleh dokter perusahaan pada pukul 15.47 WITA.

Menurut Kartika, Almarhum yang berusia 31 tahun asal Kabupaten Sumbawa ini telah bekerja sebagai operator haul truck di tambang Batu Hijau selama dua tahun lebih. Almarhum meninggalkan seorang istri dan dua orang anak. “Manajemen AMNT telah menyampaikan kabar duka ini kepada pihak keluarga dari almarhum,” katanya.

Manajemen AMNT juga telah menyampaikan perihal kecelakaan ini kepada Kepala Inspektur Tambang (KaIT), di Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM). Sesuai dengan protokol, penyelidikan akan berlangsung untuk mengetahui penyebab kecelakaan. Area kecelakaan telah kami isolasi untuk kepentingan investigasi dan operasional tambang kami hentikan hingga arahan lebih lanjut dari KaIT. 

Kartika menegaskan, AMNT berkomitmen untuk menjalankan investigasi secara mendalam mengenai kecelakaan ini dan akan bekerja sama sepenuhnya dengan Kementerian ESDM dalam proses investigasi. (jar)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here