Kasus Suami Curi HP Istri, Bagaimana Kelanjutannya?

0
19

SUMBAWA- Seorang ipria berinisial BP, sempat diamankan Tim Puma Polres Sumbawa. BP diamankan, karena diduga mencuri handphone milik istrinya sendiri. Awalnya, istri yang kehilangan HP lapor polisi. Tak tahu kalau suaminya sendiri yang ambil HP nya. mendapat laporan, polisi langsung bergerak. Dan mengamankan terduga pelaku yang juga suami korban.

Kasat Reskrim Polres Sumbawa, Iptu. Akmal Novian Reza, SIK mengatakan, telah dilakukan penyelesaian atas kasus pencurian tersebut. Dengan menerapkan sistem Restoratif Justice (RJ). Dimana penyelesaian kasus tersebut dilakukan secara kekeluargaan. Penyelesaiannya dilakukan melalui proses mediasi yang dilaksanakan oleh Polres Sumbawa.

“Dalam mediasi itu, pelapor yang merupakan istri dan terduga pelaku yang merupakan suami, difasilitasi oleh penyidik Polres Sumbawa,” ujar Akmal, akrab perwira ini disapa, didampingi KBO Reskrim Polres Sumbawa, Hari Rustaman, SH.

Penerapan RJ ini dilakukan, sesuai nota kesepakatan bersama Ketua Mahkamah Agung dengan Menteri Hukum dan HAM, Jaksa Agung serta Kapolri. Dalam hal ini, RJ dilakukan karena kasus ini terjadi dalam lingkup keluarga. Baik pelapor maupun terduga pelaku masih suami istri yang sah. Kerugian yang ditimbulkan dalam kasus itu juga nilainya di bawah Rp 2 juta.

Diungkapkan, dalam hal ini pelapor sudah memaafkan perbuatan terduga pelaku. Apalagi kondisi pelapor saat ini dalam keadaan hamil besar. Pelapor juga sudah mencabut laporan polisi atas kasus pencurian tersebut. Dengan demikian, maka kasus tersebut telah dianggap selesai.

Sebelumnya, korban berinisial Nl, warga Kelurahan Pekat, Kecamatan Sumbawa, melaporkan kasus dugaan pencurian. Kasus itu dilaporkan tanggal 15 Januari lalu. Dimana dia melaporkan bahwa rumahnya telah dimasuki oleh pencuri. Dalam kejadian itu, satu unit handphone milik korban dilaporkan dicuri.

Saat itu, korban sedang tidak berada di rumah. Korban tengah berjualan di dekat rumahnya di Kelurahan Pekat. Sementara handphonenya sedang dicharge di dalam rumahnya. Sekitar pukul 15.30 Wita, korban pulang ke rumahnya. Namun, korban tidak mendapati handphonenya.

Akhirnya, korban melaporkan kasus itu ke Polres Sumbawa. Atas laporan ini, Tim Puma Polres Sumbawa melakukan penyelidikan. Belakangan, tim berhasil menemukan handphone milik korban di sebuah counter hp. Ternyata, diketahui bahwa hp itu dijual ke counter tersebut oleh suami korban berinisial BP.

Akhirnya, BP diamankan oleh Tim Puma. Setelah diusut, alasan BP melakukan pencurian, bahwa dia kesal dengan istrinya (pelapor, red). Karena kerap berebut handphone dengan anaknya. Akhirnya, muncullah ide untuk mengambil handphone istrinya. Seolah-olah, handphone yang hilang itu akibat ulah pencuri yang masuk ke rumah mereka. Hasil dari penjualan handphone sebesar Rp 500 ribu, diberikan oleh BP kepada pelapor.

“Atas latar belakang ini, penyidik berinisiatif untuk menyelesaikan persoalan ini secara kekeluargaan. Mengingat, pelapor dalam keadaan hamil besar. Jadi membutuhkan sosok kehadiran seorang ayah,” pungkasnya. (run)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here