Lagi, Kayu dari Marente Diamankan

0
71
Tim gabungan saat mengamankan kayu tanpa dokumen yang diduga hasil ilegal loging dari hutan Desa Marente, Kecamatan Alas

SUMBAWA- Hanya berselang beberapa hari, tim gabungan kembali mengamankan truk pengangkut kayu, Sabtu (20/2) pagi. Sebab, diduga kuat kayu tersebut berasal dari kawasan hutan lindung di Desa Marente, Kecamatan Alas.

Camat Alas, M. Lutfi Makki mengatakan, pihaknya dihubungi oleh Danramil Alas. Disebutkan bahwa tim gabungan Koramil Alas bersama Polhut menelusuri sebuah truk yang membawa kayu. Diduga kuat kayu tersebut hasil ilelgal loging. Kayu itu diangkut menuju sebuah gudang perusahaan berinisial RI di Desa Tarusa Kecamatan Buer. Kemudian tim gabungan bersama anggota Polsek Buer mendatangi lokasi untuk memastikan keberadaan kayu tersebut.

Menyikapi laporan itu, dia langsung berkoordinasi dengan Kepala BKPH yang diwakili Kepala Seksi Pengamanan BKPH Brang Rea Puncak Ngengas, Slamet dan Kapolsek Alas AKP. Djoko Rahmat Santoso Gatot untuk mengambil langkah langkah selanjutnya. Setelah itu, truk bermuatan kayu tanpa dokumen angkut dan dokumen kepemilikan tersebut digiring dan dikawal oleh Tim gabungan anggota koramil, Polhut, dan anggota Polsek Buer menuju kantor BKPH Brangrea Puncak Ngengas di Alas.
Petugas BKPH membuat laporan kejadian (LK) untuk kemudian diteruskan ke Kepala Dinas LHK Provinsi NTB di Mataram.

Truk dengan nomor polisi N 8074 UI itu mengangkut 31 batang kayu jenis Raju Mas. Kayu tersebut berukuran 12x20x4 cm. Selanjutnya, truk dan kayu itu dibawa ke pelabuhan Poto Tano, dikawal tim gabungan dan anggota Polsek Alas yang langsung mengawal sampai ke Mataram.
Sekitar pukul 16.00 Wita, dia mendapat informasi via WA dari Kabid Pengamanan Hutan LHK Provinsi NTB, bahwa barang bukti truk dan kayu tersebut sudah sampai di Dinas LHK Mataram untuk diproses lebih lanjut. (run)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here