Kedapatan Melakukan Perbuatan Terlarang, Enam Pria Ditangkap di Dalam Hutan Ampang

0
62
Kasi Pidum Kejari Sumbawa, Hendra, SS., SH 

SUMBAWA- Seorang warga Kecamatan Empang berinisial MB dan kelima rekannya, terpaksa berurusan dengan aparat penegak hukum. Pasalnya, MB dan rekannya tertangkap basah menebang kayu di dalam kawasan hutan Ampang Kampaja. 

Keenam pria itu, ditangkap oleh Tim Penyidik PNS (PPNS) Dinas LHK NTB. Mereka tertangkap saat tim melakukan patroli di kawasan hutan Ampang Kampaja pada 7 November 2020 lalu. Setelah berkasnya dinyatakan lengkap, hari ini Kamis 7 Januari 2021, tersangka dan barang bukti kasus tersebut dilimpahkan ke Kejari Sumbawa. 

Kasi Pidum Kejari Sumbawa, Hendra, SS., SH, yang dikonfirmasi membenarkan adanya pelimpahan itu. Pelimpahan dilakukan oleh PPNS Dinas LHK NTB, Kamis (7/1) pagi. “Tersangka dalam kasus ini berinisial MB dan lima orang rekannya. Mereka melakukan penebangan pohon di dalam kawasan hutan Ampang Kampaja, Desa Pidang, Kecamatan Tarano. Hal ini terjadi 7 November 2020 lalu,” ujar Hendra.

Dipaparkan, keenam orang pria itu ditangkap oleh PPNS Dinas LHK NTB. Saat itu, tim kehutanan sedang melakukan patroli di sekitar wilayah hutan setempat. Kemudian, tim mendapatkan informasi dari masyarakat. Tim tersebut langsung menuju ke lokasi yang dimaksud.

Saat di lokasi, MB bersama rekannya tengah menebang kayu. Langsung saja, tim melakukan penangkapan terhadap Badri. Dari tangan Badri dan rekannya diamankan barang bukti berupa parang, chainsaw dan 80 batang kayu jenis rimba campuran yang sudah diolah.

Setelah menerima pelimpahan ini, lanjut Hendra, pihaknya akan menyusun dakwaan atas kasus ini. Agar segera dilimpahkan ke Pengadilan Negeri Sumbawa, untuk disidangkan. Atas perbuatannya, para tersangka dijerat dengan pasal 82 ayat 1 undang-undang RI nomor 18 tahun 2013, tentang pencegahan dan pemberantasan perusakan hutan. Dengan ancaman hukuman maksimal lima tahun penjara. (run) 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here