Mo-Novi Menang Telak di Survey MY Institute

0
227
Peneliti lembaga survey MY Institue dan OMI memberikan keterangan pers terkait hasil survey Pilkada Sumbawa. Hasilnya pasangan nomor urut 4 Mo-Novi menang Telak.

SUMBAWA– Pasangan calon bupati dan Wakil Bupati nomor urut 4, H.Mahmud Abdullah dan Dewi Noviany semakin tak terkejar. Perolehan suara di dalam hasil survey MY Institute, pasangan ini tertinggi dengan perolehan suara sebesar 29,3 persen. 

Hasil survey ini disampaikan langsung oleh pihak MY Institute yang bekerjasama dengan Olat Maras Institute dalam jumpa pers yang digelar Jumat, 4 Desember.

Yang mengejutkan adalah pasangan yang berhasil menempati peringkat kedua. Mereka adalah pasangan nomor urut 3, Talif-Sudir dengan perolehan suara 20,5 persen. Menjadi mengejutkan karena pasangan ini maju melalui jalur independen. Artinya mereka mampu mengalahkan pasangan lain yang mempunyai mesin partai. 

Peneliti My Instutute, Yadi Satriadi mengungkapkan, survey dilakukan pada 19-26 November 2020 dengan jumlah 1200 responden. Pengumpulan data menggunakan metode sampling dan tatap muka. Dengan margin of error atau tingkat kesalahan 2,6 persen. Pengambilan sample dilakukan secara acak dan tersebar di 24 kecamatan.

Para responden ditanyakan, siapa calon yang akan dipilih jika pencoblosan dilakukan saat ini. Hasilnya, Pasangan Calon Nomor urut 4 Drs. H. Mahmud Abdullah dan Dewy Noviany, S.Pd.,M.Pd (Mo-Novi) tertinggi dengan perolehan 29,3 persen.

Disusul pasangan calon nomor urut 3, Ir. Talifuddin-Sudirman, S.IP (Talif-Sudir) dengan perolehan 20,5 persen.

Yang menarik adalah, Paslon nomor urut 1, H. M. Husni Djibril, B.Sc-Dr. H. Muhammad Ikhsan, M.Pd (Husni-Ikhsan) dan pasangan nomor urut 2 Nurdin Ranggabarani,SH.,MH-Burhanuddin Jaffar Salam,SH.,MH (Nursalam) sama-sama diangka 13,6 persen.

Sementara pasangan Ir. H. Syarafuddin Jarot, MP – Ir. Mokhlis, M.Si (Jarot-Mokhlis) berada di posisi buncit di angka 13,3 persen. Sedangkan responden yang tidak menjawab sebesar 6,7 persen.

Sehingga selisih antara Mo-Novi dengan Talif-Sudir 8,8 persen. Selisih antara Husni-Ikhsan dan Nursalam dengan Mo-Novi 15,7 persen. Jarot-Mokhlis dengan Husni-Iksan dan Nursalam selisih 0,3 persen.

Sementara Talif-Sudir dengan Jarot-Mokhlis selisih 7,2 persen. ”Ini di luar angka margin of error,” kata Yadi didampingi Ketua Pelaksana Survei, Miftahul Arzak dan peneliti dari OMI, Ramla Fatmah di Hotel Grand Sumbawa, Jumat (4/12/2020) sore.

Setelah dilakukan analisis terhadap 6,7 persen responden yang belum memberikan pilihan, My Institute memprediksi terjadi perubahan angka.

Mo-Novi meraih 32,1 persen. Disusul Talif-Sudir 22,3 persen, Husni-Ikhsan dan Nursalam masing-masing 15,4 persen dan Jarot-Mokhlis 14,8 persen. ”Inilah prediksi hasil Pilkada Sumbawa, 9 Desember 2020. Ini di luar angka margin of error,” tambah Yadi.

Namun para peneliti belum bisa mengambil kesimpulan siapa yang unggul antara ketiga paslon. Yakni Husni-Ikhsan, Nursalam dan Jarot-Mokhlis. Karena hasil servei ketiga paslon masih berada dalam posisi margin of error.

Menurut para peneliti, keberhasilan Mo-Novi menempati puncak survei disebabkan oleh beberapa faktor. Di antaranya basis paslon yang tersebar serta hadirnya sejumlah aktor nasional di belakang paslon berjargon Sumbawa Gemilang ini.

Sedangkan Talif-Sudir disebabkan karena lebih awal menproklamirkan diri sebagai calon. Di samping itu, isu petani dan sikap merakyat juga menjadi faktor paslon berjargon Sumbawa Bersinar itu menempati posisi kedua hasil servei.

Nursalam juga akhir-akhir ini dinilai menggeliat. Nursalam yang sebelumnya berada di posisi terendah, kian melesat. Bahkan kini bersaing ketat dengan Husni-Ikhsan. Ini sebebabkan oleh intensitas kampanye Nursalam yang semakin tinggi. (Editor jar)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here