Truk Kayu Misterius, Tak Ada yang Berani Mengaku sebagai Pemilik

0
98

SUMBAWA– Sebuah truk di Desa Marente, Kecamatan Alas misterius. Tidak bertuan. Tidak ada yang berani mengakui sebagai pemilik. Untuk itu, truk berisi kayu Timas ini digeret ke kantor Koramil Alas.

Sebelumnya, Satuan Tugas pencegahan dan pemberantasan perusakan hutan BKPH Brang Rea Puncak Ngengas Wilayah Kecamatan Alas, mengamankan truk berisi kayu. Truk tersebut memuat sekitar 5 kubik kayu rimas.

Camat Alas M.Lutfi Makki kepada Radar Sumbawa mengatakan, pada Selasa (13/10) malam sekitar pukul 11 malam, mendapat laporan dari Ketua Satgas, bahwa ada truk yang mengangkut kayu ditangkap di Dusun Beru, Desa Marente, Kecamatan Alas.
‘’Truk tersebut memuat kayu rimas sekitar 5,68 kubik atau 71 batang, namun tidak ada pemiliknya,’’ kata Lutfi Makki. Malam itu juga, petugas berusaha membawa truk tersebut namun dihalangi oleh beberapa warga setempat.

Selanjutnya Camat dan petugas berkoordinasi dengan Kapolsek dan Danramil utk membackup Satgas dalam penanganan insiden tersebut.
Kemudian, baru pada Rabu (14/10) pagi tadi sekitar jam 08.30, Satgas dan tim TNI/Polri bergerak bersama menuju lokasi. Didampingi Kades Marente petugas langsung menuju truk yang berisi kayu.

Menurut Camat, di lokasi sempat terjadi perdebatan karena Kadus Beru atas nama warga masyarakat meminta agar truk kayu tidak dibawa oleh Satgas. Namun karena tidak ada yang berani mengaku pemilik kayu atau pemilik truk, maka Satgas berupaya membawa truk meskipun dengan ditarik/diderek.
Sekitar 200 meter dari titik lokasi penangkapan, Satgas sempat dihadang oleh puluhan warga yang membawa batu dan kayu.

Danramil Alas Kapten Armansyah melakukan mediasi untuk membubarkan massa.
Akhirnya Satgas dapat membawa truk kayu tersebut untuk diamankan di Kantor BKPH di Alas untuk diproses lebih lanjut.
Lutfi mengungkapkan, beberapa hari sebelumnya Satgas juga melakukan patroli langsung ke kawasan hutan Marente dan menemukan beberapa tebangan kayu, tetapi belum ditemukan pelakunya.

’Pasca kegiatan tersebut situasi aman terkendali, namun kami tetap mengantisipasi hal-hal yang berpotensi mengganggu kondusifitas wilayah,’’ kata Camat. (jar)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here