Jumlah Sekolah Belajar Tatap Muka Ditambah

0
32
Junaidi, S.Pd., M.Pd

SUMBAWA– Pelaksanaan pembelajaran tatap muka tahap pertama telah berjalan lancar. Bahkan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Sumbawa telah melaksanakan uji coba tahap 2 sejak tanggal 8 Oktober lalu. Artinya, jumlah sekolah yang melaksanakan uji coba maupun pembelajaran new normal bertambah. Jika tahap pertama masing-masing kecamatan ada empat sekolah uji coba, sekarang ditambah lagi dengan jumlah yang bervariasi. Demikian juga sekolah yang melaksanakan pembelajaran new normal, bertambah.

Pelaksanaan pembelajaran tahap II ini diatur dalam SE Kadis Dikbud nomor 423.1/1664/Dikbud/2020 tertanggal 5 Oktober yang ditujukan kepada semua Korwil.

Dalam surat tersebut, Kadis Dikbud H.Sahril, S.Pd mengingatkan kepada semua sekolah yang diberikan kepercayaan untuk pembelajaran tatap muka untuk selalu melaksanakan protocol covid-19, serta petunjuk tekhnis pelaksanaan pembelajaran masa covid-19. Kadis juga mengingatkan agar sebelum pembelajaran tatap muka dilaksanakan, agar sekolah memastikan mengkomunikasikan dengan seluruh orang tua atau wali murid tentang strategi belajar yang akan diterapkan. Untuk kemudian secara bersama-sama mendampingi siswa-siswi dalam menegakkan disiplin protocol ksehatan pada masa pandemic covid 19. Baik di lingkungan sekolah mau pun di luar lingkungan sekolah.
Namun, apabila di kemudian hari terjadi peningkatan covid-19, maka kebijakan ini akan ditinjau kembali.
Dalam lampiran surat edaran tersebut, tidak sama jumlah sekolah yang diuji coba di masing-masing kecamatan. Ada yang tiga sekolah, ada yang empat hingga enam sekolah. ”Tergantung penilaian tim verfikasi yang turun langsung menilai sekolah-sekolah itu. Apakah layak dilakukan uji coba belajar tatap muka, atau belum,” kata Kepala Bidang Pembinaan Sekolah dasar Junaidi, S.Pd., M.Pd.

Junaidi bersyukur, hingga hari ini, perkembangan penularan covid-19 di Kabupaten Sumbawa masih melandai. Tidak ada peningkatan. ”Sejauh yang saya pantau dan masukan-masukan dari berbagai pihak, sudah waktunya kita lakukan uji coba. Tidak tertutup kemungkinan yang masih berstatus uji coba melakukan pembelajaran new normal. Namun tetap tergantung dari perkembangan covid,” pungkasnya. (jar)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here