Ada Aturan Nangkap Bibit Lobster

0
56
Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan NTB Yusron Hadi

SUMBAWA- Budidaya lobster menjadi salah satu potensi menjanjikan di Kabupaten Sumbawa. Saat ini, usaha budidaya bibit lobster tengah dirintis di sejumlah kecamatan. Agar potensi ini bisa berkelanjutan, nelayan harus mematuhi aturan terkait penangkapannya.

Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan NTB, Yusron Hadi mengatakan, Peraturan Menteri Kelautan dan Perikanan nomor 12 tahun 2020 telah terbit. Setelah peraturan itu terbit, geliat di bidang lobster sangat luar biasa. Tapi jika dilihat dengan cermat aturan tersebut, antara penangkapan dan budidaya diatur secara berimbang. “Orang sudah boleh menangkap dan mengekspor, jika budidayanya sudah berhasil dan berkelanjutan,” ujar Yusron. 

Dijelaskan, jangan dikira dengan terbitnya peraturan itu, semua orang boleh menangkap. Bukan seperti itu. Harus dilihat seperti apa budidaya yang sudah dilakukan. Dalam peraturan itu, diatur terkait kategori lobster yang sudah bisa ditangkap. Nantinya, pemerintah pusat melalui instansi terkait yang akan melakukan pengawasan. 

Menurut Yusron, semangatnya peraturan tersebut agar ada penguatan di tingkat nelayan. Karena dalam peraturan itu, nelayan harus terdaftar. Selain itu, nelayan juga harus memiliki legalitas untuk menangkap. Kelompok nelayan juga harus memiliki kuasa untuk menjual kepada pengusaha. “Semua nelayan akan terdata begitu dipayungi melalui peraturan ini,” imbuh mantan Karo Humas Pemprov NTB ini. 

Diharapkan, perusahaan yang membina kelompok, juga memberi perhatian yang baik. Tentunya harus menguntungkan nelayan. Karena, nelayan tentu mengharapkan keuntungan atas tata kelola lobster ini.

Diungkapkan, sudah ada turun tim dari Kementerian Kelautan dan Perikanan. Untuk melakukan pembinaan terhadap nelayan budidaya lobster di Teluk Saleh. Sebab, di Pulau Sumbawa, area budidayanya berada di Teluk Saleh. Sehingga aktivitas budidaya dan tangkap berimbang. “Jangan nangkap saja. Nanti hilang dong (potensinya, red) jika tidak dibudidaya,” katanya. 

Pihaknya sangat mengapresiasi kelompok nelayan yang melakukan budidaya. Demi keberlangsungan potensi ini. Karena budidaya ini tidak kalah untungnya jika dibandingkan dengan hanya menjual bibit. (run) 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here